baju muslim anak perempuan

Cara dan Manfaat Memijat Bayi

cara dan manfaat memijat bayi
cara dan manfaat memijat bayi

Bayi-bayi memang selalu menggemaskan ya bunda. Ada berbagai cara untuk mendekatkan hubungan antara orang tua dan bayi, salah satunya adalah pijat bayi. Melakukan pijat bayi juga sangat bermanfaat bagi bayi itu sendiri dan bagi orang tua.
Manfaat Pijat Bayi
  1. Menurunkan kadar hormone stress sehingga mengurangi ketegangan dan mengoptimalkan tumbuh kembang bayi.
  2. Membuat tidur bayi lebih lelap.
  3. Mengingkatkan kesiagaan bayi.
  4. Meningkatkan volume ASI
  5. Meningkatkan kenaikan berat badan bayi.
  6. Meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
  7. Memperbaiki sirkulasi daras dan pernafasan bayi.
  8. Merangsang fungsi pencernaan serta pembuangan.
  9. Mengurangi kembung atau kolil (sakit perut)
  10. Meningkatkan hubungan orang tua dan bayi.

Pemijatan Bayi Berdasarkan Usia
Pijat bayi yang baru lahir tidak bisa disamakan dengan bayi usia enam bulan ya bunda. Berikut panduan pijat bayi usia 0-6 bulan.
  1. Bayi usia 0-1 bulan
Disarankan pemijatan dilakukan dengan usapan-usapan halus lembut. Jika tali pusar belum lepas, sebaiknya jangan dilakukan pemijatan bagian perut.
  1. Bayi usia 1-3 bulan
Disarankan gerakan halus disertai tekanan ringan dalam waktu singkat.

  1. Bayi usia 3-6 bulan
Disarankan seluruh tubuh dengan gerakan dan tekanan yang meningkat. Durasi pemijatan 15 menit.

Waktu Memijat
Pemijatan dapat dilakukan pada pagi hari sebelum mandi atau sebelum tidur di saat bayi sehat, tidak mengantuk dan tidak lapar.

Urutan Memijat
Pemijatan sebaiknya dimulai dari kaki agar bayi terbiasa/membiasakan diri terlebih dahulu sebelum anggota tubuh yang lain dipijat. Urutan yang disarankan dalam memijat adalah kaki, perut, dada, tangan, muka, dan diakhiri dengan bagian punggung.

Gerakan Pemijatan
Sekarang inti dari pijat bayi. Berikut ini beberapa contoh gerakan pemijatan pada bayi, mudah ditiru gerakannya kok bunda.

Kaki Bayi
  • Diawali dengan memijit ringan telapak dan ujung-ujung jari kaki bayi
  • Gerakan seperti meremas atau memencet kaki bayi di antara jempol dan jari telunjuk-jari tengah, dilanjutkan dengan gerakan memerah susu.
Perut Bayi
  • Gerakan menekuk lutu bayi hingga mendekati perut bayi
  • Gerakan jari melingkari pusar searah jarum jam
  • Gerakan telapak tangan seperti huruf U terbalik atau huruf O atau tanda tanya yang dibuat searah jarum jam.
Dada Bayi
  • Gerakan jari membentuk gambar hati atau lingkaran kecil di sekeliling putting susu bayi
  • Gerakan usapan dari arah dalam ke luar
  • Gerakan usapan menyilang kanan atas ke kiri bawah dan kiri atas ke kanan bawah.
Tangan dan Lengan Bayi
  • Mengusap telapak dan jari-jari tangan
  • Gerakan memeras dilanjutkan dengan gerakan memerah susu atau menggulung adonan kue.
Wajah Bayi
  • Gerakan pada dahi dan dagu dapat dilakukan dengan gerakan meregangkan kulit dahi atau dagu, dilanjutkan menggosok dengan kedua telapak tangan dengan arah yang berbeda
  • Mengusap kedua alis ke arah luar
  • Pipi dapat diusap dengan jari membentuk lingkaran besar menjadi lingkaran kecil atau sebaliknya.
  • Sudut mata dekat hidung dipijat kea rah hidung bagian bawah
  • Jangan menggunakan minyak saat memijat bagian mata.
Punggung Bayi
  • Gerakan mengusap membentuk lingkaran dengan posisi tubuh miring kanan atau kiri.
  • Gerakan mengusap menggunakan kedua telapak tangan yang bergerak seperti mengayuh pedal.


Sumber Artikel :
Handy, Fransisca.  2015. A-Z Perawatan Bayi. Jakarta : Pustaka Bunda.

Baja juga:
Tips Singkat Cara Merawat Bayi Prematur
Cara Menggendong Bayi yang Benar