baju muslim anak perempuan

Cara Menstimulasi Kemampuan Bicara pada Balita

Cara Menstimulasi Kemampuan Bicara pada Balita
Cara Menstimulasi Kemampuan Bicara pada Balita
Bicara adalah salah satu cara berkomunikasi. Ada baiknya bicara diajarkan sedini mungkin pada anak, bahkan pada saat balita. Oleh karena itu, ada baiknya anda mengetahui beberapa tips berikut.

Usia 0-12 bulan

Pada umumnya, bayi berusia 0 sampai 12 bulan belum bisa berkata apapun selain menangis. Namun, itu tidak berarti kita tidak bisa mengajari si bayi tentang beberapa kosakata dasar seperti, 'mama' atau 'papa'.

Di usia tersebut, bayi banyak mendengar dan menerima asupan kosakata dari sekitar. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mulai menstimulasi mulut sedari usia 1 bulan.

Untuk menstimulasi kemampuan bicara pada balita di tahap ini, silahkan anda mulai dengan cara mengajak anak berkomunikasi secara rutin. Ajak si anak untuk mengulang kata-kata dasar dari mulut anda seperti 'mama'. Memang anak anda tidak akan paham apa yang anda ucapkan, tapi pengulangan yang anda lakukan akan membuat kosakata yang anda ucapkan tertanam di kepala anak anda.

Oleh karena itu pula banyak psikolog menyarankan untuk menghindari penggunaan kata-kata kasar saat berada di dekat bayi karena dikhawatirkan akan mempengaruhi emosi dan kemampuan bicara si anak.

Usia 12-18 bulan

Para pakar kesehatan anak sepakat bahwa anak di usia 12 sampai 18 bulan umumnya sudah bisa mengatakan 1-5 kata-kata dasar seperti, 'mama', 'papa', dan 'maem'. Di usia ini pula anak sudah mulai aktif berbicara (mencoba berkomunikasi) dan banyak menyerap kosakata baru.

Cobalah mulai memberikan makanan padat kepada si anak. Hal ini dapat memicu otot mulut si anak untuk bekerja dan menstimulasi kemampuan bicara si anak. Berikan makanan padat seperti bubur tim atau pisang.

Anda juga bisa memutar lagu anak yang mudah diingat seperti lagu Balonku atau Potong Bebek Angsa. Si anak akan belajar mengingat kata-kata baru bersamaan dengan nada dari lagu tersebut. Anda juga bisa memutarkan lagu anak yang islami seperti 20 sifat wajib Allah.

Usia 18 bulan-4 tahun

Di usia ini, anak umumnya sudah bisa menyingkronkan bibir dan lidahnya sehingga dapat mengucapkan kata-kata dengan fasih dan jelas. Selama periode usia ini pula, anak paling banyak mempelajari, menggunakan, dan mengulang kata-kata baru yang ia dapatkan dari lingkungannya.

Anda bisa mengajarkan anak anda tentang kosakata baru melalui permainan, baik itu permainan papan, permainan digital, ataupun puzzle. Selain melatih kemampuan berbicara, anda juga bisa melatih kemampuan motorik anak. Silahkan baca: Contoh Permainan di Dalam Rumah yang Dapat Meningkatkan Kemampuan Motorik Anak.

Film animasi seperti Dora The Explorer dan Upin Ipin pun bisa anda putarkan untuk anak anda. Anak anda bisa belajar dan mendapatkan kosakata baru dari film animasi interaktif semacam itu. Atau, anda juga bisa menstimulasi kemampuan bicara anak anda dengan cara bernyanyi bersama.

Intinya, pada usia ini anak anda akan aktif menyerap berbagai hal. Jadi, perlu kita perhatikan perkembangan anak kita sekurang-kurangnya sampai usia golden-age. Beberapa pakar mengatakan usia golden-age anak sampai 7 tahun, beberapa mengatakan sampai 10 tahun.

Selama itu, pastikan anak kita mendapatkan asupkan ilmu pengetahuan dan pendidikan serta ada di lingkungan yang positif karena itulah yang akan membentuk karakternya nanti.

Saran

Beberapa tips diatas boleh dilakukan sekaligus atau dipilih salah satu yang paling sesuai. Pastikan anda menjalankan tips-tips diatas dengan terlebih dahulu memastikan suasana nyaman, kondusif dan menyenangkan karena ini juga akan berpengaruh pada kondisi mental si anak.

Memang ada anak yang cepat belajar dan bisa berbicara, tapi ada juga yang terlambat. Jadi, anda jangan terlalu khawatir. Namun, jika anak anda sudah berusia 18 bulan tapi belum juga babbling (mengatakan: 'baa baa'), maka ada baiknya anda mengkonsultasikan perihal tersebut pada dokter anak.


Itulah sedikit tips cara menstimulasi kemampuan bicara pada balita. Semoga informasi ini bermanfaat.