baju muslim anak perempuan

Cara Mengajarkan Anak Untuk Sholat Tepat Waktu

Sholat 5 waktu merupakan kewajiban untuk setiap umat muslim, Sholat fardu bagian dari amalan-amalan agama Islam yang bersifat wajib yang telah diajarkan dari baginda kita Rosulullah Shalallahu 'alaihi wasallam, terutama bagi yang sudah baligh pada usia 9 tahun. Sepatutnya kita penting mengajarkan pendidikan agama Islam terutama amalan-amalan wajib seperti sholat fardu 5 waktu kepada anak usia dini agar nantinya terbiasa dengan amalan yang wajib dilaksanakan sesuai dengan perintah Allah Subhanahu wata'ala dalam Al-Quran dan Al-hadist.

Mengapa kita harus mengajarkan anak untuk sholat fardu di usia dini? 

Karena untuk melatih mental, fisik, keimanan dan jiwa yang kokoh dalam menganut ajaran agama Islam dan mencintai sang pencipta agar senantiasa bersyukur setiap waktu dengan memenuhi rukun Islam yang kedua, yaitu Sholat yang merupakan tiang agama Islam. Terkadang yang menjadi hambatannya untuk para orang tua sangat susah mengajarkan anak untuk sholat fardu dan sangat susah di atur. Mari kita simak Cara Mengajarkan Anak Untuk Sholat Tepat Waktu, berikut tips di bawah ini: 

Cara Mengajarkan Anaka Untuk Solat Tepat Waktu
Cara Mengajarkan Anaka Untuk Sholat Tepat Waktu

1. Orang tua memberi pemahaman tentang pentingnya melaksanakan kewajiban sholat fardu 

Pertama, orang tua memberikan pendidikan dan pemahaman mengenai sholat fardu yang sangat penting dilaksanakan, hal itu cara manusia untuk memberi rasa terimakasih kepada Yang Maha telah menciptakan manusia dan memberikan segala hal, memberikan pemahaman tentang arti Wajib (sholat) dalam Islam itu jika dikerjakan dapat imbalan pahala atau kebaikan dari Allah Subhanahu wata'ala, jika tidak dikerjakan, maka akan mendapatkan siksa dan keburukan. 

2. Memberi contoh kepada anak untuk melaksanakan sholat 

Selain memberikan pemahaman, orang tua harus memberi contoh yang baik dan benar dalam melaksanakan sholat fardu. Ketika adzan tiba, orang tua segera ambil air wudhu,  sehingga anak melihat dan menuruti orang tuanya melaksanakan sholat fardu bersama anak ketika di rumah. 

3. Memberikan hadiah bagi anak yang rajin dan disiplin dalam sholat 

Orang tua tentunya sangat bangga jika anaknya rajin dan disiplin waktu dalam melaksanakan sholat fardu. Maka dari itu sesekali memberikan apresiasi kepada anak berupa hadiah yang anak sukai misalnya mobil-mobilan, mainan anak yang berguna untuk menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak di usia dini, orang tua harus menjelaskan jika anaknya rajin dalam sholat sehingga di kasih hadiah, dan memuji anak bahwa anaknya soleh, rajin, pintar, anak kesayangan bunda. 

4. Mengajarkan anak untuk sholat berjamaah di mesjid untuk anak laki-laki

Ajaklah anak laki-laki untuk melaksanakan sholat berjamaah di mesjid agar mendapatkan pahala dan kebaikan berlipat ganda, memberikan pemahaman kepada anak untuk tidak mengganggu orang lain saat melakukan aktifitas sholat, tidak berisik dan tidak membuat onar. Pentingnya sholat berjamaah di mesjid bagi anak laki-laki untuk melatih anak dalam bersosialisasi dengan saudara muslim lainya, memiliki jiwa solidaritas tinggi. Anak akan terbiasa untuk bermasyarakat dan mendengarkan ahli ilmu ketika mendengarkan ceramah saat mengaji di mesjid ketika sholat berjamaah di hari jum'at dengan orang tuanya. 

5. Memberi teguran dan hukuman bagi anak jika lalai dan tidak melaksanakan sholat fardu

Jika anak malas-malasan dan tidak ingin melaksanakan sholat fardu, maka tegurlah satu kali dengan nada biasa. Jika tidak mau lagi, berilah nasihat baik tanpa kekerasan fisik mental yang dapat melukai anak dan tidak membuat anak terluka. Orang tua memberi pemahaman yang baik tentang bahaya-bahayanya jika umat muslim tidak melaksanakan kewajiban sholat fardu, berikan pemahaman kepada anak yang lalai dan malas sholat fardu bahwa sang pencipta akan memasukan dia ke neraka api yang sangat panas, dan jangan memberikan hadiah jika anaknya tidak mau melaksanakan sholat fardu. 

Mudah-mudahan bermanfaat untuk para pembaca, selamat membaca dan mempraktekan.